PT KAI Jakarta Perkirakan Arus Balik Lebaran Puncaknya pada 24 Maret 2024

Jakarta – PT KAI Daop 1 Jakarta memperkirakan bahwa puncak arus balik Lebaran 2024 akan terjadi pada tanggal 24 Maret 2024. Pada hari tersebut, diprediksi akan ada lonjakan jumlah penumpang yang mencapai angka tertinggi dalam periode arus balik ini. Fenomena ini adalah hal yang umum terjadi setiap tahun, di mana banyak orang kembali ke kota asal mereka setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Tren Peningkatan Penumpang Sejak H+1 Lebaran
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa tren peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat sejak hari pertama setelah Lebaran, atau H+1. Ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai kembali ke aktivitas sehari-hari mereka, dan moda transportasi kereta api menjadi pilihan utama bagi banyak orang.
Prediksi Lonjakan Penumpang pada 24 Maret
“Kami memperkirakan bahwa angka tertinggi untuk periode arus balik akan tercapai pada tanggal 24 Maret,” ungkap Franoto Wibowo dalam wawancara dengan media di Jakarta. Hal ini menjadi perhatian utama bagi PT KAI, karena mereka harus siap menghadapi lonjakan penumpang dalam jumlah besar pada hari tersebut.
Volume Penumpang Rata-Rata Harian
Franoto menjelaskan bahwa rata-rata volume penumpang yang tiba di stasiun pada periode arus balik, yaitu dari 23 hingga 29 Maret, diperkirakan mencapai sekitar 50 ribu orang per hari. Angka ini merupakan akumulasi dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta, termasuk stasiun Pasar Senen hingga Cikampek.
Data Penumpang yang Tiba dan Berangkat
“Setiap harinya, sekitar 50 ribu penumpang diperkirakan akan kembali ke wilayah Daop 1 Jakarta. Contohnya, pada Minggu pagi, hingga pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 41.663 penumpang tiba di stasiun,” jelas Wibowo. Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai alat transportasi kembali ke Jakarta tetap tinggi.
Selain itu, Franoto juga menambahkan bahwa sebanyak 41.754 penumpang berangkat dari wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta pada hari yang sama. Dengan jumlah penumpang yang terus meningkat, PT KAI Daop 1 Jakarta telah merencanakan beberapa langkah antisipatif untuk menghadapi arus balik ini.
Peningkatan Perjalanan Kereta Api
Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, KAI Daop 1 Jakarta telah menyiapkan tambahan perjalanan kereta api. “Kami akan mengoperasikan 20 perjalanan kereta api tambahan, yang terdiri dari 13 keberangkatan dari stasiun Gambir dan tujuh dari stasiun Pasar Senen,” ungkap Wibowo. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan penumpang selama periode arus balik Lebaran.
Pentingnya Ketertiban di Stasiun
Selain itu, KAI juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban, terutama bagi mereka yang menjemput penumpang di Stasiun Pasar Senen. Franoto meminta agar penjemput tidak menggunakan kendaraan roda empat, mengingat keterbatasan lahan parkir di sekitar stasiun.
“Kami mengimbau agar penjemput tidak menggunakan mobil pribadi. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus kendaraan di area parkir stasiun,” kata Wibowo. Hal ini menunjukkan komitmen PT KAI dalam menjaga kenyamanan dan keamanan selama periode arus balik yang padat ini.
Rekayasa Lalu Lintas oleh Korlantas Polri
Sebelumnya, Korlantas Polri juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk menghadapi puncak arus balik Lebaran yang diperkirakan akan terjadi pada 24 Maret 2024. Mereka menyatakan bahwa kebijakan ini akan diberlakukan berdasarkan hasil penghitungan lalu lintas di Gate Tol Kalikangkung.
Kebijakan One Way untuk Mengatasi Kepadatan
“Pada tanggal 24 Maret 2024, prediksi arus balik kami akan menerapkan sistem satu arah atau one way. Kebijakan ini diambil berdasarkan data traffic counting di Gate Tol Kalikangkung,” kata Agus Suryonugroho dalam keterangan pers di Jakarta. Ini adalah langkah strategis untuk mengurangi kemacetan dan memastikan kelancaran arus kendaraan selama puncak arus balik.
Agus menjelaskan, jika terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan, penerapan sistem one way ini akan dilakukan secara bertahap. Proses ini dimulai dari KM 414 Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah.
Pengaturan Penerapan One Way
“Kemungkinan untuk tahap pertama, kita akan menerapkan sistem one way dari KM 414 hingga Tol Pejagan. Namun, jika lonjakan kendaraan masih tinggi, rekayasa lalu lintas ini akan diperpanjang hingga KM 70 di Tol Jakarta-Cikampek,” ungkap Agus. Hal ini menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam mengelola arus balik Lebaran demi kenyamanan masyarakat.
Kesimpulan dan Harapan
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan oleh PT KAI dan Korlantas Polri, diharapkan arus balik Lebaran 2024 dapat berjalan dengan lancar dan aman. Masyarakat diimbau untuk mematuhi semua aturan dan menjaga ketertiban selama perjalanan, agar pengalaman arus balik dapat menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.
➡️ Baca Juga: Arus Kendaraan ke Luar Jakarta Mencapai 1,1 Juta Menurut PT Jasa Marga
➡️ Baca Juga: Game Viral Menantang Pemain Untuk Berperan Sebagai AI: Strategi Unik yang Menarik Perhatian




