Warga Atur Lalu Lintas di Jalur Alternatif Batutulis Bogor Selatan, Minta Dukungan Petugas Resmi

Dalam beberapa waktu terakhir, jalur alternatif di Gang Mekar Jaya II, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, telah menjadi salah satu solusi vital bagi warga yang ingin mengakses Kelurahan Rangga Mekar. Penutupan total Jalan Saleh Danasasmita akibat keretakan yang disebabkan oleh longsor pada awal Januari 2026 membuat jalur ini semakin penting untuk mobilitas sehari-hari.
Pentingnya Jalur Alternatif Batutulis Bogor Selatan
Pengendara yang ingin beralih dari Batutulis menuju Rangga Mekar kini bisa menggunakan Gang Mekar Jaya II. Mereka bisa keluar ke Jalan Rangga Mekar melalui akses dekat Masjid Al Huda. Sebaliknya, jalur ini juga dimanfaatkan oleh pengendara yang datang dari Rangga Mekar menuju Batutulis.
Namun, meningkatnya jumlah kendaraan yang melintasi jalur ini membuat warga setempat merasa perlu untuk mengambil tindakan. Mereka mulai mengatur lalu lintas secara mandiri untuk menghindari kemacetan, terutama di sekitar Jembatan Leuwi Tarik yang hanya dapat dilalui satu sepeda motor dalam satu waktu.
Inisiatif Warga dalam Mengatur Lalu Lintas
Firman, seorang warga berusia 38 tahun, menjelaskan bahwa inisiatif ini muncul dari kesadaran kolektif masyarakat. Mereka bergantian menjaga arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Penjagaan ini dilakukan dengan bantuan alat komunikasi berupa handy talky (HT).
“Kami membeli HT ini dengan hasil iuran dari warga. Ini semua demi menjaga kelancaran lalu lintas di area ini. Setiap harinya, sekitar delapan orang bertugas menjaga, dibagi dalam beberapa shift,” terang Firman saat ditemui di Gang Mekar Jaya II, Batutulis, Bogor Selatan, pada Selasa (7/4/2026).
Detail Penjagaan Lalu Lintas
Penjagaan lalu lintas dilakukan setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 24.00 WIB dengan sistem pembagian tiga shift. Setiap shift diisi oleh dua hingga tiga orang yang bertanggung jawab mengatur arus kendaraan dari dua arah.
Dalam pelaksanaannya, tidak ada tarif yang ditetapkan untuk penggunaan jalur ini. Sumbangan dari pengendara bersifat sukarela dan dimanfaatkan untuk perbaikan jembatan serta kebutuhan sehari-hari para penjaga.
Skema Sumbangan dan Penggunaan Dana
“Kami menerima sumbangan yang diberikan oleh pengendara, namun yang tidak memberi juga tidak masalah,” kata Firman menekankan bahwa tujuan utama adalah menjaga kelancaran lalu lintas.
- Penjagaan dilakukan oleh warga secara bergantian.
- HT digunakan untuk koordinasi antar penjaga.
- Tidak ada tarif resmi; sumbangan bersifat sukarela.
- Dana digunakan untuk perbaikan jembatan.
- Sisanya dibagikan untuk kebutuhan sehari-hari penjaga.
Manfaat Keberadaan Penjaga Lalu Lintas
Marta, seorang warga berusia 43 tahun, menambahkan bahwa keberadaan penjaga sangat membantu dalam menjaga ketertiban lalu lintas di kawasan tersebut. “Tanpa adanya penjagaan, situasi di jembatan pasti akan menjadi semrawut. Karena jembatan hanya bisa dilewati satu motor, arus lalu lintas harus diatur dengan baik,” ujarnya.
Perbaikan Infrastruktur oleh Masyarakat
Selain mengatur lalu lintas, warga juga berinisiatif melakukan perbaikan jembatan secara bertahap. Mereka memanfaatkan sumbangan sukarela dari pengendara yang melintas. Hal ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap infrastruktur yang sangat penting bagi mobilitas sehari-hari.
Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan jalur alternatif Batutulis Bogor Selatan dapat berfungsi dengan lebih baik dan aman. Keberadaan petugas yang berasal dari warga setempat memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengguna jalan.
Melalui upaya kolaboratif ini, masyarakat Batutulis dan Rangga Mekar tidak hanya menunjukkan rasa solidaritas, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih baik serta lebih tertib dalam berlalulintas. Tentunya, dukungan dari petugas resmi akan sangat membantu dalam memperkuat sistem yang telah dibangun oleh warga ini.
Harapan untuk Dukungan Resmi
Warga setempat sangat berharap agar pemerintah atau petugas resmi dapat memberikan dukungan atas inisiatif mereka. Dengan adanya pengawasan dan bantuan dari pihak berwenang, kondisi lalu lintas di jalur alternatif Batutulis Bogor Selatan dapat lebih terjamin dan aman untuk digunakan.
Keberadaan petugas resmi akan sangat membantu dalam mengoptimalkan pengaturan lalu lintas, terutama di titik-titik krusial seperti Jembatan Leuwi Tarik. Dalam jangka panjang, dukungan ini diharapkan juga dapat memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan yang ada, demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Akhirnya, kebersamaan dan inisiatif warga dalam mengatur lalu lintas di jalur alternatif Batutulis Bogor Selatan menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat bisa berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Semoga dengan dukungan yang tepat, jalur ini dapat terus berfungsi dengan baik dan menjadi contoh bagi daerah lainnya.
➡️ Baca Juga: Gaji Dipotong, Apakah Casemiro Harus Bertahan di Man United atau Cabut?
➡️ Baca Juga: Pertamina Sumbagsel Jamin Keamanan Pasokan Energi Selama Libur Lebaran




