UGM Buka Pendaftaran Jalur Khusus untuk Anak Berprestasi dan Kurang Mampu pada 14 April

Jakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengumumkan pembukaan pendaftaran untuk jalur Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB) dan Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM). Program ini ditujukan bagi calon mahasiswa baru yang ingin melanjutkan pendidikan di tingkat sarjana dan sarjana terapan. Pendaftaran akan berlangsung mulai tanggal 14 April hingga 29 April 2026. Jalur ini memberikan kesempatan bagi mereka yang memiliki prestasi akademik selama masa SMA. Melalui jalur PBUB, pendaftar dapat menunjukkan prestasi di dua kategori, yaitu Seni dan Olahraga serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
Pendaftaran Jalur PBUB dan PBUTM
Pendaftaran jalur PBUB terbagi menjadi dua jenis, yaitu untuk calon mahasiswa yang berprestasi di bidang seni dan olahraga serta untuk mereka yang unggul dalam IPTEK. Calon pendaftar yang memiliki prestasi di salah satu bidang tersebut dapat mendaftar melalui jalur PBUB. Sementara itu, jalur PBUTM ditujukan bagi mereka yang berprestasi tetapi berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang kurang mampu.
Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan UGM, Hempri Suyatna, mengungkapkan bahwa untuk jalur PBUB di bidang seni dan olahraga, calon pendaftar harus memiliki sertifikat prestasi minimal di tingkat provinsi. Untuk prestasi tingkat provinsi, pendaftar harus meraih juara satu atau dua. “Jika prestasi tersebut di tingkat nasional, maka harus meraih juara satu hingga tiga, sedangkan untuk tingkat internasional, sertifikat juara satu hingga lima dapat digunakan,” jelas Hempri.
Persyaratan untuk Jalur PBUB
Bagi calon pendaftar yang memiliki prestasi di bidang olahraga, sertifikat dapat berasal dari berbagai kompetisi, seperti Pekan Olahraga tingkat Daerah, Nasional, atau kejuaraan bergengsi lainnya seperti Olimpiade atau SEA Games. Sementara untuk jalur seni, calon pendaftar yang pernah mengikuti lomba seni seperti fotografi, teater, atau paduan suara juga memenuhi syarat. Selain sertifikat, pendaftar diwajibkan untuk melampirkan portofolio sebagai salah satu syarat dalam proses seleksi.
Hempri menambahkan bahwa sertifikat yang dimiliki harus disertai dengan nilai rapor yang memenuhi kriteria minimal. “Calon pendaftar wajib memiliki nilai pengetahuan dalam rapor yang lebih tinggi atau sama dengan kriteria ketuntasan minimal,” ujarnya. Untuk jalur PBUB di bidang IPTEK, pendaftar harus termasuk dalam 25% siswa dengan nilai rapor terbaik di kelasnya.
Detail Jalur PBUTM
Jalur PBUTM dirancang untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada calon pendaftar yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Salah satu syarat utama untuk pendaftaran jalur ini adalah kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK), atau surat keterangan yang dikeluarkan dari aplikasi data tunggal sosial ekonomi nasional. Selain itu, pendapatan kotor orang tua atau wali tidak boleh melebihi Rp4 juta per bulan. Calon pendaftar juga diharuskan memiliki orang tua yang pendidikan maksimalnya adalah sarjana.
Seperti jalur PBUB lainnya, calon pendaftar jalur PBUTM juga harus termasuk dalam 25% siswa terbaik di kelas dan memiliki prestasi minimal sebagai juara satu di tingkat provinsi. “Oleh karena itu, tidak cukup hanya menunjukkan rapor yang baik, tetapi juga harus memiliki prestasi di lomba yang minimal juara satu level provinsi,” tambahnya.
Seleksi dan Proses Pendaftaran
Calon mahasiswa yang berhasil melewati tahap administrasi untuk jalur PBUB di bidang olahraga dan seni akan diundang untuk mengikuti tes keterampilan. Tes ini bertujuan untuk menilai kemampuan calon mahasiswa dalam bidang yang mereka kuasai, baik itu olahraga maupun seni. “Kami akan mengundang calon mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan keterampilan mereka di UGM,” ujarnya.
Bagi calon mahasiswa yang tertarik, informasi lebih lengkap mengenai proses pendaftaran dan persyaratan yang diperlukan dapat diakses melalui situs resmi UGM di sini. Dengan adanya jalur pendaftaran ini, UGM berupaya memberikan kesempatan kepada anak-anak berprestasi dari berbagai latar belakang, sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia.
Kesempatan Bagi Calon Mahasiswa
UGM berkomitmen untuk mengakui dan menghargai prestasi yang dimiliki oleh calon mahasiswa, serta memberikan dukungan kepada mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi yang kurang beruntung. Dengan adanya jalur PBUB dan PBUTM, UGM ingin memastikan bahwa setiap anak bangsa, terlepas dari kondisi sosial ekonomi mereka, memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas.
Proses pendaftaran ini tidak hanya membuka peluang bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga berfungsi sebagai langkah awal dalam menciptakan generasi penerus yang berkualitas. Melalui jalur ini, UGM berharap dapat menarik individu-individu berbakat yang siap berkontribusi untuk bangsa.
Persiapan untuk Calon Pendaftar
Untuk mempersiapkan pendaftaran, calon mahasiswa disarankan untuk mengumpulkan semua dokumen yang diperlukan, termasuk sertifikat prestasi, nilai rapor, dan portofolio. Selain itu, penting bagi calon pendaftar untuk mempersiapkan diri menghadapi tes keterampilan yang akan dilaksanakan setelah tahap administrasi. Tetaplah fokus pada pengembangan potensi diri dan terus berlatih dalam bidang yang diminati.
- Siapkan dokumen penting seperti sertifikat dan nilai rapor.
- Latih keterampilan yang relevan dengan bidang yang dimasuki.
- Perhatikan batas waktu pendaftaran untuk menghindari ketinggalan.
- Manfaatkan sumber daya yang ada untuk belajar dan berlatih.
- Jalin komunikasi dengan alumni atau mahasiswa UGM untuk mendapatkan tips.
Dengan demikian, jalur pendaftaran ini menjadi peluang emas bagi semua calon mahasiswa yang memiliki cita-cita tinggi dan ingin berkontribusi positif bagi masyarakat. Mari manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan wujudkan impian untuk menjadi bagian dari UGM!
➡️ Baca Juga: Indonesia Harus Waspada Terhadap Ancaman Ganda Krisis Pangan yang Mengintai
➡️ Baca Juga: KPAI Tegaskan Pentingnya Pengawasan Ketat dalam Implementasi PP Tunas untuk Larangan Medsos



