Perpustakaan merupakan salah satu pilar penting dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan berbudaya. Di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, perhatian besar diberikan terhadap pengembangan fasilitas ini. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah setempat telah merencanakan pemindahan ke gedung baru yang lebih representatif di Kelurahan Timika Indah, dengan harapan dapat meningkatkan minat baca masyarakat pada tahun 2027. Namun, perjalanan menuju realisasi rencana ini tidaklah mulus, mengingat berbagai tantangan yang harus dihadapi.
Pembangunan Gedung Perpustakaan yang Tertunda
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Yopi Toisuta, mengungkapkan bahwa pembangunan gedung perpustakaan baru telah dimulai sejak tahun 2013. Sayangnya, proyek tersebut terhambat karena permasalahan terkait tanah yang menjadi lokasi pembangunan. Permasalahan ini cukup kompleks dan memerlukan waktu untuk diselesaikan, sehingga mengakibatkan tertundanya penggunaan gedung yang seharusnya siap digunakan.
“Kami telah berhasil menyelesaikan masalah tanah tersebut. Saat ini, fokus kami adalah melakukan renovasi gedung agar bisa segera ditempati,” tuturnya dengan optimis.
Proses Renovasi yang Dimulai Kembali
Proses renovasi gedung yang sempat terhenti ini direncanakan akan dimulai kembali pada tahun 2025 dan diharapkan dapat berlanjut hingga tahun 2026. Yopi menjelaskan bahwa investasi dalam renovasi ini adalah langkah penting untuk memastikan gedung perpustakaan yang baru akan memenuhi standar yang diharapkan oleh masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten telah mengalokasikan anggaran sebesar 10 miliar rupiah untuk melanjutkan renovasi tahun ini. Kami berharap renovasi fisik gedung dapat selesai tepat waktu,” imbuhnya.
Fungsi Gedung Perpustakaan yang Baru
Setelah renovasi selesai, gedung tersebut akan berfungsi ganda sebagai Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah serta sebagai perpustakaan umum yang diharapkan dapat diakses oleh semua warga. Yopi menjelaskan bahwa saat ini, dinas yang dipimpinnya merupakan satu-satunya lembaga di Mimika yang harus menyewa gedung untuk dijadikan kantor dan perpustakaan.
“Sejak tahun 2012, kami telah beroperasi di tempat sewaan, dan kami sangat berharap gedung baru ini dapat meningkatkan layanan kami kepada masyarakat,” ujarnya.
Meningkatkan Minat Baca Masyarakat
Salah satu tujuan utama dari pembangunan gedung perpustakaan baru ini adalah untuk meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat Mimika. Yopi mengungkapkan bahwa saat ini, tingkat minat baca di daerah tersebut masih berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, dengan adanya fasilitas yang lebih baik, diharapkan masyarakat akan lebih terdorong untuk membaca.
Pembangunan Perpustakaan di Wilayah Lain
Pemerintah Kabupaten juga aktif mendorong pembangunan perpustakaan di berbagai wilayah di Mimika untuk memperluas akses dan mendukung perkembangan minat baca. Rencana ini mencakup pembangunan dua gedung perpustakaan di Distrik Wania dan Mapurujaya pada tahun 2024, serta kelanjutan pembangunan di Kampung Uta, Distrik Mimika Tengah pada tahun 2025.
- Pembangunan dua gedung perpustakaan di Distrik Wania dan Mapurujaya (2024)
- Pembangunan gedung perpustakaan di Kampung Uta, Distrik Mimika Tengah (2025)
- Pembangunan satu unit gedung perpustakaan di SP 1 Distrik Wania (2026)
- Pengelolaan gedung perpustakaan oleh pemerintah distrik
- Pemantauan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah
“Perpustakaan yang didirikan akan diserahkan kepada pemerintah distrik untuk dikelola, namun tetap di bawah pengawasan kami,” jelas Yopi.
Inisiatif Perpustakaan Keliling
Selain pembangunan gedung, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah juga memiliki program perpustakaan keliling yang aktif memberikan layanan membaca. Program ini merupakan salah satu cara untuk menjangkau masyarakat yang mungkin tidak memiliki akses langsung ke perpustakaan tetap.
“Kami memiliki dua mobil yang digunakan untuk melayani perpustakaan keliling. Tim kami secara rutin mengunjungi sekolah-sekolah untuk memberikan layanan ini,” kata Yopi dengan semangat.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan berbagai inisiatif yang diambil oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, diharapkan masyarakat Mimika dapat merasakan manfaat dari fasilitas yang lebih baik dan akses yang lebih luas terhadap bahan bacaan. Pembangunan gedung perpustakaan baru dan program perpustakaan keliling diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pengetahuan masyarakat.
“Kami percaya bahwa dengan adanya perpustakaan yang lebih baik, kami bisa mendorong generasi muda untuk lebih mencintai membaca, yang pada gilirannya akan membawa dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan,” tutup Yopi dengan harapan yang besar.
➡️ Baca Juga: Indrak, Spesialis SEO, Mengoptimalkan Peringkat Google untuk Forum Literasi 15 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung
➡️ Baca Juga: Pelabuhan Bakauheni H-6 Lebaran Dipenuhi Pemudik dari Merak dengan Lalu Lintas Meningkat
