Pedas dan Segar, Sambal Oen Peugaga Ramai Diburu Jelang Berbuka
Banda Aceh: Menjelang waktu berbuka puasa, lapak-lapak penjual takjil di Kota Banda Aceh mulai dipadati pembeli. Salah satu menu tradisional yang menjadi buruan warga adalah sambal Oen Peugaga atau lambai daun pegaga.<br />
<br />
Kuliner khas Aceh ini terbuat dari bahan utama daun pegaga yang dicampur dengan puluhan jenis dedaunan lain yang diiris sangat halus. Setelah diiris, campuran daun tersebut dipadukan dengan kelapa gongseng, bawang merah, cabai rawit, serta berbagai rempah lainnya.<br />
<br />
Perpaduan bahan tersebut menghasilkan cita rasa khas berupa kombinasi segar, pedas, dan gurih. Rasa unik ini membuat sambal Oen Peugaga menjadi salah satu hidangan favorit warga saat berbuka puasa.<br />
<br />
Salah seorang penjual sambal Oen Peugaga di pasar takjil Jalan Garuda Banda Aceh, Nursiah, mengaku dalam sehari dapat menjual hingga 100 porsi. Satu porsi sambal tersebut dijual dengan harga sekitar Rp10.000.<br />
<br />
Selain rasanya yang khas, daun pegaga juga dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya dipercaya dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.
➡️ Baca Juga: 7 Pilihan HP Baru di Bawah Rp5 Juta dengan Spesifikasi Unggulan Tahun 2026: Kualitas Tanpa Kompromi!
➡️ Baca Juga: Analisis Lirik Lagu Dara oleh Vidi Aldiano: Dedikasi Janji Setia untuk Sheila Dara