Jakarta – Aktor Andri Mashadi mengungkapkan bahwa ia sering memperhatikan perilaku wartawan saat menghadiri konferensi pers. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari riset untuk mendalami karakter yang akan ia perankan dalam serial Zona Merah. Dalam pertemuannya dengan awak media di Senayan, Jakarta Pusat, Andri menjelaskan bagaimana ia mempersiapkan diri sebelum memerankan sosok Risang, seorang jurnalis. Ia mengamati sejumlah jurnalis yang ia temui untuk memahami karakteristik mereka.
Proses Riset yang Mendalam
Menurut Andri, saat membaca skenario yang berkaitan dengan karakter Risang, ia merasa terpesona. “Karakter Risang sangat menarik. Dia seorang wartawan. Jadi, saya mulai melakukan riset tentang apa itu menjadi seorang wartawan di Indonesia,” ucapnya. Observasi yang dilakukan Andri saat konferensi pers menjadi salah satu metode yang efektif untuk memahami para jurnalis secara langsung.
“Saat saya berada di acara press conference, saya memperhatikan bagaimana mereka berinteraksi. Ada wartawan yang memiliki kepribadian mencolok, dan saya mencoba mengadopsi sedikit dari karakter tersebut. Sementara itu, ada juga yang lebih tenang, dan saya memilih untuk tidak mengambil inspirasi dari mereka,” tambahnya.
Karakter Risang yang Kompleks
Karakter Risang dalam Zona Merah digambarkan sebagai seorang jurnalis yang sering berhadapan dengan para pejabat publik. Andri berupaya untuk menampilkan sosok jurnalis yang berani menuntut tanggung jawab dari pemangku kebijakan. “Bargain power yang dimiliki Risang setara dengan bupati, meskipun posisinya jauh dari kekuasaan. Dia memiliki kekuatan tawar yang signifikan,” jelas Andri.
Karakter Jurnalis yang Egois
Salah satu hal menarik tentang karakter Risang adalah sifat egois dan orientasi uangnya. Andri menyoroti bagaimana sikap “petantang-petenteng” dan “tengil” memperkuat karakter tersebut. “Meskipun Risang adalah seorang wartawan, dia juga sangat mementingkan keuntungan pribadi. Dia melakukan banyak hal untuk kepentingan dirinya sendiri, dan menurut saya, sudut pandang ini membuat karakternya lebih menarik,” ungkap Andri.
Adaptasi dari Serial ke Film
Zona Merah kini memasuki fase baru dengan diadaptasi menjadi film. Dengan dukungan dari rumah produksi Screenplay Films, proses produksi dijadwalkan berlangsung dari April hingga Mei 2026. Film ini menjanjikan skala produksi yang lebih besar, pendekatan visual yang lebih sinematik, serta peningkatan intensitas cerita yang signifikan.
Pembuat film ini, Sidharta Tata, akan menyutradarai proyek tersebut. Ia juga terlibat sebagai penulis skenario, sementara Fajar Martha Santosa memimpin pengembangan secara keseluruhan. Dalam hal pemeran, proyek ini akan menampilkan kombinasi karakter lama dan wajah-wajah baru yang akan memberikan dinamika baru dalam cerita.
Pemeran Lain dalam Proyek Ini
Dalam film ini, sejumlah aktor kembali melanjutkan peran mereka, termasuk Aghniny Haque, Andri Mashadi, Maria Theodore, Devano, dan Lukman Sardi. Sementara itu, wajah-wajah baru seperti Luna Maya, Bryan Domani, Shindy Huang, Myesha Lin, dan Derby Romero akan bergabung, menambah warna baru pada cerita yang ada.
Menariknya, Luna Maya tidak hanya akan tampil di depan layar, tetapi juga berperan sebagai produser eksekutif, menambah lapisan kompleksitas dalam proyek ambisius ini.
Persiapan dan Harapan Andri Mashadi
Andri Mashadi mengungkapkan harapannya terhadap film Zona Merah yang akan datang. Ia percaya bahwa dengan riset dan pengamatan yang dilakukan, ia dapat membawa karakter Risang ke level yang lebih mendalam dan berkesan. “Saya ingin penonton merasakan ketegangan dan kompleksitas yang ada dalam dunia jurnalis. Karakter Risang adalah refleksi dari banyak wartawan di luar sana,” ujarnya.
Kesimpulan
Dengan pendekatan yang matang serta riset yang mendalam, Andri Mashadi berusaha memberikan penampilan terbaiknya sebagai Risang. Karakter yang egois namun berani ini akan menjadi tantangan tersendiri baginya. Proyek Zona Merah tidak hanya menjanjikan hiburan, tetapi juga memberikan gambaran yang lebih dalam tentang dunia jurnalistik yang sering kali dipenuhi dengan dilema moral dan tanggung jawab sosial.
Kita semua menantikan bagaimana kisah ini akan terwujud di layar lebar dan bagaimana Andri Mashadi akan menghidupkan karakter yang sangat kompleks ini. Dengan dukungan tim produksi yang kuat dan alur cerita yang menarik, Zona Merah pasti akan menjadi salah satu film yang layak ditunggu-tunggu oleh para pecinta film dan penggemar drama.
➡️ Baca Juga: Web AI Gratis Terbaik untuk Desain, Penulisan, dan Editing yang Efektif dan Praktis
➡️ Baca Juga: Sheila Dara Menghadapi Lebaran Pertama Tanpa Vidi Aldiano dengan Keteguhan Hati
