Mirza-Jihan Menghadiri Peluncuran Koran IJP serta Buku Tinjauan Satu Tahun Kepemimpinan

Pada hari Senin, tanggal 2 Maret 2026, acara yang sangat penting telah berlangsung di Gedung Pusiban, Lampung. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur, Jihan Nurlela, hadir dalam acara peluncuran koran Ikatan Jurnalis Provinsi (IJP) Lampung dan Buku “1 Tahun Mirza–Jihan”. Acara ini menjadi momentum penting dalam mencatat dan merekam pencapaian serta tantangan dalam setahun kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur Lampung.
Dialog Publik dan Peluncuran Koran
Acara ini dirangkai dengan diskusi publik khusus yang menjadi platform dialog antara pemerintah dan masyarakat Lampung. Deni Kurniawan, Ketua Pelaksana acara, menegaskan bahwa kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur mencerminkan komitmen mereka terhadap transparansi dan kedekatan dengan pers sebagai pilar demokrasi.
Menurut Deni, peluncuran koran IJP dan buku “1 Tahun Mirza–Jihan” merupakan inisiatif untuk menjembatani informasi pemerintah kepada masyarakat. Momentum Ramadan dipilih sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan dialog konstruktif antara pemerintah dan masyarakat.
Buku “1 Tahun Mirza-Jihan”
Buku tersebut disusun sebagai catatan perjalanan pemerintahan Mirza-Jihan yang mencakup akselerasi pembangunan di tengah keterbatasan fiskal, realisasi janji kampanye yang mulai dijalankan, serta tantangan anggaran yang dihadapi beserta langkah penanganannya. Deni berpendapat bahwa buku ini memiliki tujuan sebagai bentuk literasi politik bagi masyarakat Lampung.
IJP juga mengundang akademisi dan pengamat untuk memberikan pandangan objektif, agar pemerintah tidak hanya mendengar laporan keberhasilan, tetapi juga masukan dan kritik sebagai bahan evaluasi ke depan.
Sambutan Gubernur
Dalam pidatonya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa forum tersebut menjadi medium untuk saling mengingatkan dan menyelaraskan langkah pembangunan. Ia menyoroti mandat 82 persen suara yang diraihnya bersama Jihan Nurlela pada Pilkada sebagai amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan.
Gubernur Rahmat juga memaparkan kondisi fiskal provinsi pada awal masa jabatannya pada Januari 2025. Ia mengungkapkan adanya utang kepada pihak ketiga sebesar Rp600 miliar dan utang kepada kabupaten sebesar Rp1,4 triliun, di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Dalam dua tahun terakhir, belanja APBD disebut mengalami penyusutan hampir Rp2 triliun.
Percepatan Pembangunan
Walaupun menghadapi tantangan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa percepatan pembangunan terus dilakukan melalui konsolidasi dan desk anggaran intensif bahkan sebelum pelantikan. Utang Rp600 miliar kepada pihak ketiga berhasil diselesaikan, sementara pembangunan infrastruktur jalan tetap berjalan dengan alokasi sekitar Rp400 miliar.
“Lampung bergerak bukan hanya dengan kas daerah, tetapi dengan energi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegas Gubernur Rahmat.
Komitmen IJP Lampung
Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa, menyampaikan bahwa peluncuran koran dan buku tersebut menjadi tonggak awal penguatan peran pers dalam mengawal pembangunan daerah. Ia menegaskan, buku “1 Tahun Mirza–Jihan” tidak hanya memuat capaian, tetapi juga merekam tantangan yang dihadapi pemerintahan.
Abung Mamasa berkomitmen bahwa Koran IJP akan menjadi jembatan informasi yang objektif bagi masyarakat. “Jika ada kekurangan, kami ingatkan. Jika ada capaian, kami sampaikan hingga ke pelosok desa agar masyarakat mengetahui kerja pemimpinnya,” ujarnya.
Diskusi Publik
Diskusi publik yang menjadi bagian dari acara berlangsung dengan interaktif. Acara ini menghadirkan pandangan dari akademisi, insan pers, dan masyarakat sebagai bagian dari evaluasi terbuka atas satu tahun perjalanan pemerintahan.
Acara ditutup dengan peluncuran simbolis Koran IJP Lampung dan Buku “1 Tahun Mirza–Jihan”. Kegiatan ini menjadi dokumentasi perjalanan kepemimpinan serta komitmen menuju pembangunan Lampung yang lebih terarah dan berkelanjutan. Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh tamu undangan.
➡️ Baca Juga: Persib Siap Berjuang Lawan Borneo FC di Samarinda, Bojan Hodak: Pertarungan Papan Atas
➡️ Baca Juga: Ledakan Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz: Satu WNI Selamat, Tiga Lainnya Hilang




