Bank Jatim Mengadakan Bazar Sembako Murah dalam Upaya Mempertahankan Stabilitas Harga
Bank Jatim Cabang Caruban di Kabupaten Madiun telah mengorganisir sebuah bazar sembako murah dan UMKM Ramadan Kareem. Ajang ini berlangsung dari 9 hingga 13 Februari 2026, dengan tujuan utama yaitu menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah tersebut.
Bazar Sembako Murah: Upaya Menjaga Stabilitas Harga
Widiawan Fendiyanto, Pimpinan Bank Jatim Cabang Caruban, menjelaskan pada hari Selasa (10/3) bahwa bazar ini merupakan upaya konkret dari sektor perbankan dalam mendukung pemerintah daerah untuk menahan kenaikan harga pangan yang biasanya terjadi menjelang Idul Fitri atau Lebaran.
“Bazar ini adalah bukti nyata dari peran serta Bank Jatim dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Ini juga merupakan bagian dari upaya kolektif dalam mengendalikan inflasi menjelang Lebaran,” ungkap Widiawan.
Bazar UMKM Ramadan Kareem: Membantu UMKM Tumbuh
Bazar yang bertajuk “Ramadan Penuh Berkah UMKM Tumbuh lebih Mudah” ini, berlangsung selama lima hari di halaman Gedung Kampung Pesilat Kabupaten Madiun. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif pada ekonomi masyarakat Kabupaten Madiun.
Pada bazar tersebut, masyarakat dapat membeli paket sembako senilai Rp70.000. Setiap paket berisi minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, dan beras sebanyak 3 kilogram.
Kolaborasi dengan Mitra dan Binaan UMKM
Tidak hanya sembako murah, puluhan UMKM binaan Bank Jatim juga ikut meramaikan bazar dengan menjual berbagai produk makanan siap saji dan kue kering khas Lebaran. Bank Jatim juga melibatkan beberapa mitra, seperti UNS, PDAM Kabupaten Madiun, dan KAI dalam kegiatan ini.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan apresiasi kepada Bank Jatim yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Madiun. Menurutnya, bazar ini tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, namun juga menjadi ruang silaturahmi, kolaborasi, dan motivasi bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya.
UMKM Sebagai Tulang Punggung Perekonomian Daerah
“Kita semua mengetahui bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Melalui kegiatan seperti ini, para pelaku usaha kecil mendapatkan kesempatan untuk mempromosikan produknya, memperluas pasar, serta meningkatkan pendapatan,” kata Bupati Hari Wuryanto.
Bupati menambahkan bahwa Pemkab Madiun akan terus berkomitmen mendorong penguatan UMKM melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, kemudahan akses permodalan, serta perluasan pemasaran.
Pihaknya berharap, dengan sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, lembaga perbankan, dan masyarakat, maka UMKM di Kabupaten Madiun akan semakin berkembang dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.
Kolaborasi untuk Meningkatkan Perekonomian Lokal
Dengan adanya kerjasama antara lembaga perbankan, UMKM, dan masyarakat melalui bazar ini, diharapkan beban ekonomi warga Madiun dapat berkurang karena mendapatkan sembako murah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi setempat.
➡️ Baca Juga: MV Persona 3 Reload x ZUTOMAYO Capai 6 Juta Tontonan: Strategi SEO Efektif untuk Peningkatan Peringkat Google
➡️ Baca Juga: Strategi Optimal Meningkatkan Durasi Baterai Jaecoo J5 Melalui Metode Pengisian yang Tepat